Rabu, 20 November 2019

Berbeda Dengan Indonesia, Korea Memiliki 4 Musim Yang Menakjubkan


Cara Kerja Korea - Korea, negeri ini memanglah mempunyai banyak perihal yang mengesankan. Di Indonesia sendiri saat ini tengah digemari banyak hal yang berbau Korea, entah itu K- Pop, serial drama Korea, pariwisata, mode ataupun yang yang lain. Tetapi, terdapat pula suatu tentang Korea yang masih tidak sering dikenal banyak orang, ialah masa. Berbeda dengan Indonesia yang cuma mempunyai 2 masa, Korea mempunyai 4 masa cuaca, ialah masa semi, panas, gugur, serta dingin.

1. Musim Semi


Di awali dengan masa semi, masa semi di Korea biasanya berlangsung antara bulan Maret hingga Mei. Cuaca serta temperatur hawa di masa ini sangat bersahabat. Masa semi ini pula dapat dibilang bagaikan masa yang pas buat melancong ataupun menikmati indahnya kota- kota di Korea.

Baca Juga : Masa Dingin, Dikala Sangat Pas Liburan ke Nami Island di Korea Selatan, Ini Alasannya

Banyak perihal dapat dicoba buat mengisi masa semi yang terang di Korea. Umumnya pula, untuk pecinta alam serta area, masa semi di Korea ini merupakan masa yang sangat pas buat menikmati keelokan tanaman- tanaman hias misalnya magnolia, forsythia, serta yang lain.

Di Korea sendiri, sepanjang masa semi ini terdapat banyak perihal yang menarik buat dikenal serta pula buat didatangi bagaikan destinasi wisata di Korea, misalnya saja Festival Masa Semi Korea yang biasa dilangsungkan pula antara Maret sampai Mei, setelah itu terdapat pula Lotus Lantern Festival. Sedangkan itu, buat tujuan wisatanya, dapat diseleksi lokasi- lokasi yang indah serta menarik semacam Changgyeonggung Palace, Ilsan Lake Park, ataupun Jinhae Cherry Blossom Tunnel.

Di Pulau Jeju- do, masa semi tiba lebih dini dibandingkan daerah Korea yang lain. Sebagian besar dari Pulau Jeju yang indah ini, di masa semi itu hendak lebih banyak bercorak kuning, itu sebab bunga- bunga Canola yang lagi mekar berseri. Keelokan bunga Canola ini pula bisa dinikmati dalam suatu festival, ialah The Jeju Canola Flower Festival.

Keceriaan masa semi di Korea pula kian ramai dengan terdapatnya Cheongpungho Cherry Blossoms Festival. Pada festival yang dilangsungkan di zona Danau Cheongpungho ini, para wisatawan ataupun wisatawan hendak disajikan panorama alam indah dari bunga- bunga yang bersemi. Di posisi festival, hendak nampak banyak bunga Cherry Putih, Forsythias, Azaleas, serta bunga- bungan liar yang lain yang pula tidak kalah indah.

Di masa semi pula, banyak masyarakat Korea yang menikmati hari- harinya dengan berjalan- jalan memandang tumbuhnya bunga- bunga serta pepohonan. Menikmati banyak bunga berwarni- warni yang bersemi, berkunjung ke kota kuno Gyeongju dapat jadi pengalaman yang tidak terlupakan. Kota kuno Gyeongju ini sendiri ialah kota aset Dinasti Silla, suatu dinasti kerajaan yang sangat lama berkuasa di Korea.

2. Musim Panas


Masa berikutnya merupakan masa panas. Bulan- bulan panas yang serba hangat di Korea terjalin di antara periode bulan Juni sampai dini September. Sedangkan puncak dari masa panas di Korea sendiri umumnya terjalin di antara masa akhir pertengahan Juli sampai pertengahan Agustus. Serta hanya data saja, di masa- masa ini pula lho umumnya banyak masyarakat Korea yang mengosongkan waktunya buat berangkat jalan- jalan melancong bersama keluarga ataupun sahabat.

Liburan tepi laut merupakan opsi yang sangat pas buat memanjakan diri di masa panas di Korea. Di pantai- pantai Korea, banyak kegiatan outdoor yang mengasyikkan, yang dapat kita jalani mulai dari hanya jalan- jalan di atas pasir, sangai menikmati hangatnya cahaya matahari, berenang di birunya air laut, ataupun memancing dari atas perahu. Buat opsi pantainya sendiri, Korea menawarkan banyak tepi laut yang indah, sebut saja Gyeongpo Beach di Kota Gangneung, Naksan Beach di Kota Yangyang, ataupun pula Eurwangni Beach yang ialah tepi laut kesukaan untuk mayoritas masyarakat Korea.

Di masa yang panas ini pula, berolahraga dapat jadi aktivitas lain yang seru serta menarik. Jika di Korea sendiri, terdapat sebagian tipe berolahraga yang lumayan terkenal serta biasa dicoba oleh masyarakat Korea ataupun turis- turis sepanjang masa panan. Berolahraga tersebut antara lain rafting, flyfish rides, bungee jumping, serta selancar. Gimana, lumayan seru kan? Olahraganya cukup memacu adrenalin.

3. Musim Gugur


Masa gugur di Korea, boleh dibilang bagaikan masa yang romantis. Di sana- sini banyak daun berguguran menghiasi hari- hari yang tenang di Korea. Bulan September sampai November merupakan waktunya masa gugur. Di sebagian besar daerah Korea, dedaunan berganti corak jadi kuning ataupun jingga sepanjang masa gugur.

Banyak kejadian yang menarik terjalin di masa masa gugur ini, misalnya saja terdapat banyak festival di Korea yang dilangsungkan pada bulan- bulan September sampai November. Festival- festival tersebut antara lain Fetsival Gingseng, Festival Kembang Api, Festival Kimchi, serta lain sebagainya. Pada prinsipnya, macam- macam festival yang diselenggarakan sepanjang masa gugur ini merupakan kegiatan- kegiatan yang unik, yang menggambarkan Korea dari berbagai sudut misalnya budaya, santapan, seni, serta yang lain.

Wisata Korea lagi- lagi jadi primadona di masa gugur. Banyak tempat indah yang dapat dilihat para wisatawan selagi masa gugur. Tempat- tempat wisata itu, mayoritas menyuguhkan wisata panorama alam yang indah serta memesona.

Buat tujuan wisatanya, terdapat banyak posisi yang dapat dijadikan opsi. Misalnya saja mendatangi lembah Cheonbuldong yang sangat populer di dekat pengunungan Seoraksan. Masih di kawasan pegunungan Seoraksan, para wisatawan pula dapat berkunjung ke Seoraksan National Park. Di halaman nasional yang ditetapkan pada 2006 silam ini, para wisatawan bisa menikmati banyak keelokan alam serta mahluk hidupnya semacam aneka tanaman serta hewan yang hidup leluasa di halaman ini.

Masih di masa gugur, terdapat satu jadwal yang tidak boleh dilewatkan ialah Chuseok ataupun Korea Thanksgiving Day. Jika boleh aku bilang, Korea Thanksgiving Day ini ibarat hari Lebarannya orang Korea. Di hari itu, orang- orang Korea silih berkumpul bersama keluarga, saudara, serta sahabatnya buat berbagi cerita, kegembiraan serta pula santapan. Di masa gugur ini pula, bangsa Korea memetik hasil buminya, buah, sayur serta padi banyak ditemukan di masa gugur ini.

4. Musim Dingin


Masa dingin ataupun masa salju di Korea berlangsung pada bulan Desember sampai dini Maret. Di sebagian Korea, paling utama di bagian utara serta timur Korea, salju turun lumayan rimbun. Serta umumnya pula, di sinilah para pecinta berolahraga ski salju menyalurkan kesukaannya bermain ski.

Buat menikmati salju di Korea, terdapat banyak tempat yang ada. Di antara lain merupakan Supia Snow Sleeding Field di Gwangjin, Seoul,

Korean Folk Village Snow Sledding Field di Yongin, Gyeonggi- do, serta pula Songdo Amusement Park di Namgu, Incheon- si. Tidak hanya bermain ski, di sebagian tempat yang lain para wisatawan pula dapat beraksi dengan ice skating. Jika ice skating ini umumnya dicoba di tempat- tempat dalam ruangan ataupun indoor.

Yang menarik pula dari masa dingin di Korea merupakan terdapatnya sebagian festival yang berhubungan dengan salju. Misalnya saja Taebaeksan Snow Festival, Festival es yang satu ini ialah salah satu festival es yang sangat terkenal di negara K- pop ini. Di festival ini pula, para wisatawan dapat menikmati ataupun pula ikutan lomba membentuk salju. Setelah itu terdapat pula Siberian Husky dog sleeding, serta pula ice sleeding.

Yang agak unik dari festival es ini, terdapat pula tahap festival layang- layangnya lho. Jadi main layangan waktu masa salju.

Baca Juga : 9 Waktu Terbaik Buat Menikmati Mekarnya Bunga Masa Semi di Korea

4 masa di Korea memanglah luar biasa. Jika saat ini ini sih, Korea lagi hadapi masa dingin. Seru pula kayaknya, menikmati salju sekalian bertahun- baruan di Korea. Btw, bicara tentang wisata Korea, paling utama masa dinginnya, aku jadi ingat.. kemarin aku amati facebook Korea Tourism Organization Indonesia, warnanya lagi terdapat event My Korea Winter Story. Jika dari yang aku baca, event ini ialah kontes cerita pengalaman lewat taman facebook dengan tema Masa Dingin Korea. Hadiahnya cukup menarik, pemenang utama dari kontes ini dapat jalan- jalan ke Korea.

Kamis, 14 November 2019

Masa Dingin, Dikala Sangat Pas Liburan ke Nami Island di Korea Selatan, Ini Alasannya


Cara Kerja Korea - Nami Island di Korea Selatan populer semenjak lama bagaikan posisi pengambilan foto drama Korea Winter Sonata. Semenjak booming drama tersebut, kawasan ini meningkat ramai oleh para wisatawan. Bila Sahabat Traveler berencana buat liburan ke Nami Island, masa dingin yang penuh salju merupakan waktu terbaik buat berangkat. Ini sebabnya.

1. Pada Masa Dingin Nami Island Tidak Sangat Ramai


Nami Island di Korea Selatan nyaris tidak sempat hening dengan wisatawan. Sebagian touring liburan ke Korea, sering memasukkan Nami Island bagaikan bagian dari itinerary. Atmosfer yang ramai tersebut, kadangkala buat liburan jadi kurang berkesan. Terlebih bila mau potret- potret tanpa kendala dari orang yang berlalu- lalang.

Baca Juga : 9 Waktu Terbaik Buat Menikmati Mekarnya Bunga Masa Semi di Korea

Nah! Spesial di masa salju, dengan suhunya yang dingin, Nami Island cenderung lebih hening wisatawan. Sehingga, Sahabat Traveler dapat leluasa menikmati banyak spot menawan di mari serta difoto tanpa wajib antre ataupun bergantian dengan turis yang lain. Jalan- jalan di Nami Island yang lebih hening, bukan lagi impian.

2. Jalur serta Difoto di Atas Salju di Antara Pohon- pohon


Rasanya belum ke Nami Island bila belum difoto di antara jejeran tumbuhan besar yang ikonik di mari. Spot gambar berbentuk pohon- pohon semacam meranggas tersebut memanglah salah satu yang sangat banyak diminati turis sebab kecantikannya. Pada masa dingin, kecantikan di wisata Korea Selatan satu ini terus menjadi menggila.

Alasannya, jalanan di antara pohon- pohon tersebut tertutup dengan salju! Sahabat Traveler hendak miliki gambar yang menawan serta romantis. Suatu yang tidak dapat didapat dikala masa yang lain.

3. Serunya Naik Zipline Melintasi Perairan yang Beku


Keseruan lain yang dapat didapat dikala liburan ke Nami Island pada masa dingin merupakan dapat merasakan serunya sensasi naik Zipline melintasi perairan yang beku. Melintas di jalan sejauh 940 m serta ialah salah satu yang terpanjang di Asia. Sahabat Traveler hendak takjub dengan panorama alam perairan yang mengeras dari atas.

Belum lagi sensasi menguji adrenalin sebab zipline meluncur dari ketinggian 80 m. Buat naik Zipline, Sahabat Traveler wajib membayar dekat Rp480 ribu. Harga bisa berganti sewaktu- waktu ya.

4. Tumpukan Salju yang Unik


Keseruan lain dikala liburan ke Nami Island di Korea Selatan pada masa dingin merupakan panorama alam indah serta unik dari tumpukan salju yang tercipta secara natural. Kecantikannya bagus buat latar difoto. Saat sebelum mencair, agendakan lekas ya!

Nami Island di Korea Selatan jadi destinasi wisata menawan sejauh tahun. Walaupun begitu, masa dingin merupakan waktu yang pas buat berkunjung. Sebagian atraksi mengasyikkan di mari merupakan sebabnya. Agendakan liburan saat sebelum masa berubah ayo! Jangan kurang ingat bawa pakaian hangat ya!

Tampilannya Memang Mirip, Ini Lho 5 Perbandingan Kimbap Serta Sushi


Cara Kerja Korea - Sushi merupakan santapan khas dari Jepang yang populer di segala dunia apalagi terbuat tipe cocok dengan lidah orang tiap negeri. Ada lauk yang mentah serta matang bagaikan opsi sushi, tetapi di Indonesia orang lebih doyan makan lauk matang.

Baca Juga : Apa Itu Kimchi? Inilah 10 Khasiat Kimchi Untuk Kesehatan

Sedangkan itu, kimbap merupakan santapan Korea Selatan seragam sushi berbentuk nasi gulung yang diberikan rumput laut serta lauk di dalamnya. Kala memandang tampilan keduanya, nampak seragam sebab nampak semacam sama sama nasi gulung.

Tetapi, sesungguhnya keduanya jauh berbeda mengingat memanglah sesungguhnya berasal dari negeri berbeda. Berikut ini merupakan perbandingan antara keduanya.

1. Sushi dibumbui dengan cuka beras sebaliknya kimbap dengan minyak wijen


Di Jepang, sushi umumnya dibumbui dengan cuka beras semacam dikutip dalam Buzzfeed, yang mana berbanding terbalik dengan kimbap ialah minyak wijen. Sehingga, buat rasanya jelas terasa berbeda sebab perbandingan mendasar ini.

Minyak wijen berasal dari wijen yang diesktrak terlebih dulu buat memperoleh sari wijen. Hingga dari itu, keduanya terasa berbeda sebab bumbu yang berbanding terbalik.

2. Mempunyai isi yang berbeda antara sushi serta kimbap


Buat sushi umumnya diisi dengan ikan mentah tetapi apabila di Indonesia acapkali dengan ikan matang. Sedangkan itu, buat kimbap disajikan dengan daging yang sudah dimasak, nasi, sayur- mayur semacam bayam ataupun wortel serta telur. Isi dari kimbap cenderung sama sehingga berbeda dengan sushi yang lebih berbagai berbagai.

3. Ada banyak alterasi sushi dibanding dengan kimbap


Sushi disajikan dengan bermacam berbagai ialah ikan ditaruh diatas nasi, ataupun di dalam gulungan nasi, baik mentah ataupun matang, serta terdapat pula nasi yang dibangun sedemikian rupa.

Tetapi, wujud kimbap cenderung cuma bundar yang dilapisi dengan rumput laut. Sehingga, variasinya tidak sangat banyak apabila dibanding dengan sushi.

4. Kimbap dimakan bagaikan street food serta lunch box


Di Korea Selatan, kimbap lebih kerap bisa ditemui di jalanan bagaikan jajanan biasa bukan santapan berat semacam sushi. Tidak hanya itu, kimbap pula digunakan buat lunch box yang dibawa ke sekolah ataupun tempat kerja.

Sedangkan itu, sushi lebih kerap dimakan di restoran bukan buat take away sebab kimbap di Korea merupakan santapan kilat saji.

5. Nasi pada isian kimbap berbagai macam


Buat kimbap walaupun dengan wujud sama tetapi mempunyai berbagai isian nasi ialah nasi merah, coklat, serta gelap. Hingga dari itu, apabila kalian mau merasakan varian nasi yang berbeda beda pada dapat berupaya kimbap.

Tetapi, sushi senantiasa memakai nasi putih sebaliknya isiannya umumnya terbuat bermacam- macam. Semacam ikan, sayur- mayur, ataupun daging.

Nah, telah ketahui kan perbandingan kimbap serta sushi? Jika kalian teliti, rasa dari keduanya juga berbeda. Kalian lebih suka yang mana nih?

Rabu, 13 November 2019

Lowongan Kerja, Korea Selatan Perlu 6.578 Pekerja Indonesia


Kemudahan izin kerja mendongkrak jumlah masyarakat negeri Indonesia yang mengadu nasib ataupun mencari lowongan kerja ke Korea Selatan. Mereka bekerja di zona industri manufaktur, agribisnis, konstruksi, serta jasa.

Indonesia serta Korea Selatan saat ini sudah mempunyai pakta Employment Permit System ataupun EPS buat memudahkan pengurusan izin untuk WNI yang mau bekerja di Korsel. Bersumber pada informasi Departemen Ketenagakerjaan, sejauh Januari—Mei 2019 ada 2. 222 orang pekerja migran Indonesia ataupun PMI yang dikirim ke Korea Selatan.

Direktur Penempatan serta Proteksi Tenaga Kerja Luar Negara Kemenaker Eva Trisiana menuturkan, industri di Korsel memerlukan banyak tenaga kerja dari negeri lain.

“Tahun ini, Korea Selatan memerlukan 8. 800 pekerja dari Indonesia. Sampai Mei baru 2. 222 orang pekerja asal Indonesia yang dikirim,” ucapnya kepada Bisnis, akhir minggu kemudian.

PMI yang dikirim ke Korsel wajib lewat beberapa tahapan uji ialah verifikasi dokumen, tes bahasa Korea, serta tes keahlian.

Bagi Eva, kerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan lewat kerangka EPS sudah berlangsung semenjak 2004. Dalam skema EPS, Korsel memerlukan pekerja di 5 zona industri, ialah manufaktur, perikanan, perkebunan, konstruksi, serta jasa.

“[Pengiriman PMI] yang kami utamakan[adalah untuk] zona manufaktur serta perikanan. Buat zona yang lain masih ditahan, sebab masih terdapat permasalahan. Kecuali untuk yang re- entry pada pengguna yang sama,” ucap Eva.

Sekretaris Utama Tubuh Nasional Penempatan serta Proteksi Tenaga Kerja Indonesia Tatang Budie Utama Razak menuturkan Indonesia ialah salah satu negeri yang lumayan banyak mengirimkan tenaga kerja ke Korsel.

“Banyak keuntungan dari program penempatan government to government untuk pekerja migran Indonesia ke Korea Selatan,” katanya.

Bagi informasi BNP2TKI, penempatan PMI ke Korsel sejauh 2018 menggapai 6. 921 orang, naik nyaris 2 kali lipat dibanding dengan tahun tadinya sebanyak 3. 719 orang.

Sedangkan itu, Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Anugerah berkata penempatan PMI di Korsel serta Jepang masih terkendala banyak permasalahan, semacam proses yang lama serta tidak terdapatnya kepastian hukum. Standar Pemerintah Korea Selatan dalam mempraktikkan pekerja migran juga sangat besar.

“Terpaut dengan kesehatan, Korea Selatan memanglah mempraktikkan standar ketat. Jadi, jangan hingga terdapat pekerja migran yang dipulangkan,” katanya.

Buat itu, Anis memohon supaya pemerintah pula melaksanakan sertifikasi keahlian yang dipunyai calon pekerja migran saat sebelum diberangkatkan ke negeri beribu kota Seoul itu.

9 Waktu Terbaik Buat Menikmati Mekarnya Bunga Masa Semi di Korea



1. 11- 19 Maret: Gwangyang Maehwa (Apricot) Festival 2017 Ssanggyesa Temple


Tujuan wisata masa semi ini terletak di provinsi Jeollanam- do, di barat energi dari Korea. Di salah satu desanya, Maehwa Village, diselenggarakan Gwanyang International Maehwa Festival yang populer dengan luasnya bunga apricot. Tidak hanya itu, posisinya pula bersebelahan dengan Sssanggyesa Temple dimana ada 6 kilometer jalur yang dipadati dengan tumbuhan cherry blossom yang telah berumur lebih dari 600 tahun!

2. 18- 26 Maret: Gurye Sansuyu Festival 2017 Hwaeomsa Temple


Gurye Sansuyu Festival ini tercantum yang lumayan unik, ialah memandang tumbuhan cornelian cherry dengan nuansa kuning yang lagi mekar. Festival ini cuma diadakan satu kali buat tiap tahunnya, serta posisinya pula bersebelahan dengan Hwaeomsa Temple yang ialah salah satu peninggalan kebudayaan Korea dengan usia lebih dari 1000 tahun.

3. 1- 3 April: Hwagae Cherry Blossom Festival 2017 Ssanggyesa Temple


Di Hwagae Cherry Blossom Festival ini kita bisa menikmati gabungan dari cherry blossom bercorak pink serta putih yang menawan pada jalur sejauh 4 km. Pada dikala mekar, kelopak dari bunga cherry blossom ini hendak berjatuhan mengenaimu! Posisi festival ini pula bersebelahan dengan Ssaenggyesa Temple yang populer.

4. 1- 10 April: Jinhae Cherry Blossom Festival 2017


Jinhae Cherry Blossom Festival merupakan yang sangat ditunggu serta sangat direkomendasikan oleh orang Korea sendiri, dengan jajaran 350. 000 tumbuhan cherry blossom yang menunggu buat dinikmati. Puncak dari pemandangannya terdapat di dekat Gyeonghwa Station, dimana cherry blossom ini tersebar sejauh mata memandang: sangat menawan!

5. 1- 9 April: Gyeongju Cherry Blossom Festival


Gyeongju Cherry Blossom Festival terletak di provinsi yang populer dengan wisata sejarahnya serta peninggalan budaya. Festival ini diadakan di Bomun Tourist Complex yang tercantum dalam catatan" 50 tempat tercantik buat didatangi di Korea" oleh CNN. Gyejongju Cherry Blossom Festival dinilai bagaikan destinasi terbaik kedua buat festival cherry blossom, sehabis Jinhae Cherry Blossom Festival Di dekat tempat festival ini pula terdapat Gyeongju World Amusement Park serta Gyeongju Teddy Bear Museum!

6. 16 April- 9 Mei: Taean Tulip Festival


Yang satu ini bukan sakura namun bunga yang tidak kalah cantiknya: tulip. Bukan hanya 1- 2 tipe saja loh, tetapi terdapat hingga 1. 5 juta tulip dari bermacam spesies yang terdapat! Taean Tulip Festival ini pula dinobatkan bagaikan salah satu dari 5 festival tulip terbaik oleh World Tulip Summit Society( WTSS)

7. 31 Maret- 9 April: Jeju Island


Meski tidak terdapat festival spesial buat cherry blossom, tetapi Jeju Island bagaikan pulau terindah di Korea senantiasa jadi destinasi kesukaan wisatawan buat menikmati cherry blossom. Kepadatan penduduk yang masih rendah di pulau ini pula jadi salah satu poin yang menarik, sebab kalian dapat menikmati hamparan tumbuhan cherry blossom yang mekar seakan- akan di pulau individu kepunyaan sendiri!

8. 28 Maret- 9 April: Busan Cherry Blossom


Sehabis Jeju Island, Busan merupakan destinasi wisata terbaik kedua buat menikmati indahnya alam di Korea. Posisinya yang identik dengan bermacam tepi laut menawan semacam Haeundae Beach, Gwangalli Beach, serta yang yang lain berikan kalian peluang buat tidak cuma menikmati cherry blossom yang lagi mekar dengan cantiknya tetapi pula bermain ke tepi laut serta bermacam wisata yang pula telah tercatat bagaikan UNESCO World Heritage!

9. 5- 16 April: Seoul Cherry Blossom


Seoul pastinya merupakan destinasi yang tentu didatangi oleh tiap turis, paling utama sebab letak Incheon International Airport serta pula pusat perbelanjaan. Paling utama untuk kalian yang memiliki keterbatasan waktu di Korea serta susah buat mendatangi wilayah yang lumayan jauh, menikmati Cherry Blossom di Seoul pula tidak kalah cantiknya! Tempat yang sangat populer buat cherry blossom merupakan di Yeouido Hangang Park, jajaran tumbuhan cherry blossom sejauh jalur yang panjang dan

terletak di samping Sungai Han yang telah tidak asing lagi. Meski bisa jadi buat yang jomblo wajib hati- hati baper, sebab tempat ini sangat banyak dipadati oleh pasangan- pasangan! Ssst... Tidak tidak sering orang Korea merasa harus buat mempunyai pendamping di waktu masa semi ini walaupun cuma buat menemani berangkat menikmati cherry blossom, loh. Serta yang single umumnya mengurung diri di rumah...